Teknik Penyusunan PKWT PP & PKB

DESKRIPSI

Pemerintah sudah memberlakukan peraturan perundangan dibidang ketengakerjaan yakni Undang-undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. UU No. 13 tahun 2003 antara lain mengatur tentang PKWT, PP, dan PKB. Disamping itu, Kementerian Tenaga Kerja RI juga mengeluarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja RI No. 48 tahun 2004 tentang Tata Cara Pembuatan dan Pengesahan Peraturan Perusahaan dan Pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama. Dalam melakukan ikatan kerja maupun tata tertib antara perusahaan dan calon pekerja atau pekerja maka perusahaan dalam menyusun PKWT, PP, maupun PKB mengacu pada peraturan perundangan dibidang ketenagakerjaan tersebut.

TUJUAN

Pelatihan Penyusunan PKWT, PP, dan PKB ini diselenggarakan selama 2 hari yang secara umum bertujuan untuk membantu HRD Departemen dengan memberikan pengetahuan dan teknik ketika melakukan penyusunan PKWT, PP, dan PKB yang sesuai dengan UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No. 28 tahun 2014 tentang Tata Cara Pembuatan dan Pengesahan Peraturan Perusahaan serta Pembuatan dan Pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama.

MATERI

  1. Dasar Hukum
  2. Perjanjian Kerja (PKWT)
    1. Dasar hukum
    2. Pengertian
    3. Bentuk
    4. Jenis
    5. Isi PKWT
    6. Syarat pembuatan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT)
    7. Akibat hukum jika syarat-syarat PKWT dilanggar
  3. Peraturan Perusahaan (PP)
    1. Dasar hukum
    2. Pengertian
    3. Perusahaan yang diwajibkan membuat PP
    4. Tata cara pembuatan
    5. Isi
    6. Pengesahan
    7. Kewajiban pengusaha setelah PP disahkan
    8. Masa berlaku
  4. Perjanjian Kerja Bersama (PKB)
    1. Dasar hukum
    2. Pengertian
    3. Syarat dan tata cara pembuatan
    4. Hal-hal yang harus dimuat dalam PKB
    5. Kewajiban pengusaha dan SP/SB/pekerja setelah PKB berlaku
    6. Masa berlaku
    7. Syarat perpanjangan atau pembaharuan
    8. Perbedaan PKB dan PP
  5. Teknik Penyusunan PKWT, PP, dan PKB

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta mempunyai gambaran tentang PKWT, PP, dan PKB.
  2. Peserta memahami syarat-syarat PKWT, PP, dan PKB sesuai peraturan perundangan dibidang ketenagakerjaan.
  3. Peserta mengetahui teknik dalam penyusunan PKWT, PP, dan PKB dengan baik dan benar
  4. Peserta dapat menyusun PKWT, PP, dan PKB dengan baik dan benar sesuai peraturan perundangan dibidang ketenagakerjaan.

METODE PELATIHAN

  1. Presentasi
  2. Diskusi Konsultatif
  3. Sharing Pengalaman
  4. Studi Kasus
  5. Praktek Penyusunan PKWT, PP, dan PKB

KEUNGGULAN METODE PELATIHAN PRESENTASI

  • Penyampaian materi dilakukan melalui pendekatan Neuro Linguistic Programming agar efektif.
  • Penyampaian diberikan dengan Experiential Method, sehingga benar benar merupakan hologram kondisi yang sesuai dengan lingkungan kerja di perusahaan.
  • Penyampaian materi menggunakan akses Visual, Auditory, dan Kinestethic peserta baik secara multimedia maupun manual learning.
  • Penyampaian materi disampaikan dengan fokus implementasi dan bukan wacana serta bukan sekedar insight belaka.

TARGET PESERTA

  1. Mahasiswa tingkat akhir yang ingin berkarir sebagai HRD
  2. HRD Officer, HRD Staff, HRD Group Leader, HRD Supervisor, HRD Coordinator, HRD Section Head, HRD Superintendent, dan HRD Manager
  3. HRGA Superintendent, HRPGA Section Head, HRGA Dept. Head, HRGA Manager
  4. IR Officer, IR Supervisor, IR Superintendent
  5. Direktur HCA, General Manager HRD, Senior Manager HRD, Assistant Manager HRD
  6. Manager Non HRD yang berminat mempelajari Teknik Penyusunan PKWT, PP, PKB
  7. Executive atau Praktisi Bisnis yang ingin tahu mengenai Teknik Penyusunan PKWT, PP, PKB
  8. Professional atau Individu yang berkaitan dengan pengelolaan Teknik Penyusunan PKWT, PP, PKB

Similar Articles

Analsis Jabatan DESKRIPSI Pekerja atau karyawan yang memiliki produktivitas dan loyalitas yang tinggi terhadap perusahaan merupakan dambaan setiap perusahaan. Produktivitas dan loyalitas yang tinggi sangat dipengaruhi oleh jabatan seorang
Outsourcing Management Pilihan untuk merekrut tenaga outsourcing merupakan salah satu pilihan yang menarik untuk melakukan efisiensi biaya tenaga kerja. Akan tetapi, banyak pihak yang tidak setuju dengan kondisi semacam
Corporate Social Responsi... Program Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan investasi jangka panjang yang berguna untuk meminimalisasi risiko sosial, serta berfungsi sebagai sarana meningkatkan citra perusahaan di mata publik. Di Indonesia,
Design & Evaluation ...
Handling Customer Complai... Customer adalah Raja. Setiap customer ingin mendapatkan kepuasan. Sebaliknya setiap perusahaan ingin mempertahankan customernya agar dapat menjadi customer yang loyal. Namun, keluhan / complaints pasti ada. Keluhan
Training Need Analysis
HR Metrics: Driving HR Su...
Competency Based Pay Dalam situasi bisnis yang serba tidak menentu, akan sangat berat jika perusahaan semata-mata mengandalkan pada biaya tetap, termasuk pada biaya tenaga kerjanya. Pembayaran berbasis kinerja merupakan salah
HR for Non HR
Effective Customer Relati... Effective CRM Training ditujukan bagi para praktisi pemasaran yang hendak mengembangkan kompetensinya dalam membangun hubungan dengan pelanggan. Pelanggan adalah asset perusahaan yang paling berharga sehingga perlu dipelihara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *