Regulasi Ketenagakerjaan

DESKRIPSI

Pemerintah sudah memberlakukan peraturan perundangan dibidang ketengakerjaan yakni Undang-undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. UU No. 13 tahun 2003 antara lain mengatur tentang PKWT, PP, dan PKB. Disamping itu, Pemerintah juga sudah mengeluarkan UU No. 21 tahun 2000 tentang Serikat Pekerja dan UU No. 2 tahun 2004 tentang Perselisihan Hubungan Industrial. Selain itu, Kementerian Tenaga Kerja RI membuat peraturan turunan berupa Peraturan Menteri maupun Keputusan Menteri yang mengacu pada peraturan perundangan dibidang ketenagakerjaan tersebut.

TUJUAN

Pelatihan Regulasi Ketenagakerjaan ini diselenggarakan selama 2 hari yang secara umum bertujuan untuk memberikan pengertian dan pemahaman tentang peraturan perundangan dibidang ketenagakerjaan untuk mengelola pekerja secara efektif dan efisien agar mendapat performance yang optimal yang sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku dibidang ketenagakerjaan.

MATERI

  1. Dasar Hukum Regulasi Ketenagakerjaan
    1. UU No. 21 tahun 2000 tentang Serikat Pekerja
    2. UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
    3. UU No. 2 tahun 2004 tentang Perselisihan Hubungan Industrial
    4. Peraturan dan Keputusan Menteri Tenaga Kerja RI
  2. Perhitungan kalkulasi lembur bagi non staff
  3. Perhitungan kalkulasi THR
  4. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)
    1. Dasar hukum
    2. Pengertian dan ruang lingkup
    3. PHK yang dilarang
    4. Alasan PHK oleh : pengusaha; pekerja
    5. Prosedur/mekanisme PHK
    6. PHK yang tidak perlu penetapan dari PHI
    7. Skorsing
    8. Kompensasi akibat PHK
    9. Komponen upah untuk kompensasi akibat PHK
    10. Hak pekerja yang ditahan pihak berwajib
    11. PHK karena usia pensiun
  5. Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial

MANFAAT PELATIHAN

  1. Mampu memahami dasar hukum maupun peraturan perundangan lainnya dibidang ketenagakerjaan
  2. Mampu memahami peraturan perundangan dibidang ketenagakerjaan
  3. Mampu menerapkan peraturan perusahaan secara efektif sesuai peraturan perundangan dibidang ketenagakerjaan
  4. Dapat menghitung kalkulasi perhitungan lembur maupun karyawan sesuai peraturan perundangan dibidang ketenagakerjaan

METODE PELATIHAN

  1. Presentasi
  2. Diskusi Konsultatif
  3. Sharing Pengalaman
  4. Studi Kasus
  5. Praktek perhitungan lembur, THR, dan pesangon

KEUNGGULAN METODE PELATIHAN PRESENTASI

  • Penyampaian materi dilakukan melalui pendekatan Neuro Linguistic Programming agar efektif.
  • Penyampaian diberikan dengan Experiential Method, sehingga benar benar merupakan hologram kondisi yang sesuai dengan lingkungan kerja di perusahaan.
  • Penyampaian materi menggunakan akses Visual, Auditory, dan Kinestethic peserta baik secara multimedia maupun manual learning.
  • Penyampaian materi disampaikan dengan fokus implementasi dan bukan wacana serta bukan sekedar insight belaka.

TARGET PESERTA

  1. Mahasiswa tingkat akhir yang ingin berkarir sebagai HRD
  2. HRD Officer, HRD Staff, HRD Group Leader, HRD Supervisor, HRD Coordinator, HRD Section Head, HRD Superintendent, dan HRD Manager
  3. HRGA Superintendent, HRPGA Section Head, HRGA Dept. Head, HRGA Manager
  4. IR Officer, IR Supervisor, IR Superintendent
  5. Direktur HCA, General Manager HRD, Senior Manager HRD, Assistant Manager HRD
  6. Manager Non HRD yang berminat mempelajari Regulasi Ketenagakerjaan
  7. Executive atau Praktisi Bisnis yang ingin tahu mengenai Regulasi Ketenagakerjaan
  8. Professional atau Individu yang berkaitan dengan pengelolaan Regulasi Ketenagakerjaan

Similar Articles

Training Need Analysis
Training of Trainer Setiap Perusahaan atau Organisasi didirikan dan dirancang sedemikian rupa agar mampu memberikan hasil atau karya yang lebih baik guna dalam memanfaatkan sumber daya yang dimiliki. Beberapa pakar
Teknik Survey Kepuasan Ka...
Statistical Performance C...
Program Persiapan Pensiun
Effective Customer Relati... Effective CRM Training ditujukan bagi para praktisi pemasaran yang hendak mengembangkan kompetensinya dalam membangun hubungan dengan pelanggan. Pelanggan adalah asset perusahaan yang paling berharga sehingga perlu dipelihara
HR Metrics: Driving HR Su...
Competency Based Recruitm... Untuk menjamin bahwa setiap orang yang diterima di perusahaan adalah orang yang tepat, maka perusahaan perlu untuk mengembangkan proses recruitment dan seleksi yang benar-benar mampu mendapatkan calon
Job Analysis The Right Man on the Right Place at the Right Time merupakan motto yang sering digunakan berkaitan dengan penempatan sumber daya manusia (SDM). Salah satu unsur yang
Performance Management an... Performance appraisal adalah proses evaluasi berkala yang dilakukan oleh atasan dan bawahan dalam suatu organisasi untuk memastikan pencapaian sasaran. Jika dilaksanakan dengan tepat, performance appraisal merupakan suatu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *