Fast Track to be a Super Supervisor

Apakah anda baru saja dipromosikan menjadi supervisor di perusahaan anda ? Apakah anda telah lama menjadi supervisor tetapi masih belum memahami sepenuhnya fungsi, peran, dan tanggung jawab anda ? Apakah anda ingin meningkatkan kecakapan anda sebagai supervisor ? Apakah anda ingin menjadi supervisor super yang disukai dan didukung oleh bawahan anda ? Apakah anda bertugas mempersiapkan, mendidik, dan mengembangkan para calon supervisor ? Pelatihan ini adalah jawaban pasti untuk pertanyaan-pertanyaan tersebut diatas. Menjadi supervisor adalah langkah pertama yang banyak diidamkan oleh para bawahan. Posisi supervisor menjadi sesuatu yang unik sekaligus menantang karena ia menjadi jembatan penghubung paling depan sekaligus paling rawan diantara level manajemen dengan level karyawan dibawah. Banyak supervisor atau calon supervisor yang masih belum memahami dengan benar apalagi memiliki kecakapan untuk menjadi seorang supervisor yang handal. Untuk itulah anda perlu belajar dengan cepat dari riset bertahun-tahun lamanya tentang model supervisor yang sukses serta mengadopsi 14 kecakapan kepenyeliaan (supervisory skills) yang terbukti telah sukses diterapkan di beragam organisasi dan perusahaan kelas dunia.

TOPIK BAHASAN :

  1. Modul-1 ( 2 Supervisory Skills) : Bagaimana Memantau dan Mendokumentasikan Kinerja Staf (Observing and Documenting Performance)
  2. Modul-2 ( 2 Supervisory Skills) : Bagaimana Menangani Masalah Individual Secara Konstruktif (Mastering Constructive Confrontation) dan Melakukan Evaluasi Kinerja (Evaluating Performance)
  3. Modul-3 ( 2 Supervisory Skills) : Bagaimana Menyelesaikan Konflik Antar Staf (Resolving Coworker Conflicts) dan Memberikan Umpan Balik Yang Konstruktif (Giving Feedback)
  4. Modul-4 ( 2 Supervisory Skills) : Bagaimana Mendelegasikan Pekerjaan dan Menindaklanjutinya (Delegating Work & Following Up) dan Menegakkan Disiplin kerja (Dispensing Discipline)
  5. Modul-5 ( 2 Supervisory Skills) : Bagaimana Memberikan Penghargaan (Praising Employee to Build Morale) dan Menginspirasi Bawahan dan Membangun Team Kerja yang Solid (Building Your Team)
  6. Modul-6 ( 2 Supervisory Skills) : Bagaimana Melakukan Komunikasi Efektif dgn Pimpinan (Communicating Effectively with Upper Management) dan Melakukan Penyelidikan Keluhan dan Kecelakaan Secara Tepat (Investigating Complaints & Incidents Properly).
  7. Modul-7 ( 2 Supervisory Skills) : Bagaimana Mengelola Staf/Karyawan Dengan Kinerja Rendah (Managing Unfit-for-Duty Employees) dan Mencegah Kekerasan di Tempat Kerja (Acting to Prevent Violence)

Similar Articles

Human Capital Return on I... Perkembangan teknologi yang sangat maju beberapa tahun belakangan inisudah “merambah” berbagai macam industri yang ada di dunia dan di Indonesia. Adanya perubahan pola industri ini memunculkan suatu
Strategic HRM and The HR ... Meningkatnya persaingan usaha membuat organisasi melakukan upaya-upaya untuk mencari keunggulan kompetitif. Hal tersebut menyebabkan pergeseran paradigma dalam manajemen sumberdaya manusia. Strategic Human Resources Management berkaitan erat dengan
Fast Track to be a Super... Apakah anda baru saja dipromosikan menjadi manajer di perusahaan anda ? Apakah anda telah lama menjadi manajer tetapi masih belum memahami sepenuhnya fungsi, peran, dan tanggung jawab
Teknik Penyusunan PKWT PP... DESKRIPSI Pemerintah sudah memberlakukan peraturan perundangan dibidang ketengakerjaan yakni Undang-undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. UU No. 13 tahun 2003 antara lain mengatur tentang PKWT, PP,
Corporate Social Responsi... Program Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan investasi jangka panjang yang berguna untuk meminimalisasi risiko sosial, serta berfungsi sebagai sarana meningkatkan citra perusahaan di mata publik. Di Indonesia,
Competency – Based ...
Job Analysis The Right Man on the Right Place at the Right Time merupakan motto yang sering digunakan berkaitan dengan penempatan sumber daya manusia (SDM). Salah satu unsur yang
Statistical Performance C...
Penyelesaian Perselisihan... DESKRIPSI Pemerintah sudah memberlakukan peraturan perundangan dibidang ketengakerjaan yakni Undang-undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.. Didalam Undang – undang No. 13 Tahun 2003 dibahas mengenai PKWT,
Competency Based Recruitm... Untuk menjamin bahwa setiap orang yang diterima di perusahaan adalah orang yang tepat, maka perusahaan perlu untuk mengembangkan proses recruitment dan seleksi yang benar-benar mampu mendapatkan calon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *